Skip to content

Blind Judo Indonesia Full Senyum Lampaui Target APG XI 2022

  • by
Team Putra Atlet Blind Judo Indonesia berhasil meraih medali emas pada 11th ASEAN Para Games 2022 di Tirtonadi Convention Hall, Kamis (4/8/2022). Inaspoc/Agustinus Tri Mulyadi

SOLO — Tim Blind Judo Indonesia menambah dua emas di hari terakhir penyelenggaraan di Tirtonadi Convention Hall, Solo, Jawa Tengah, Kamis (4/8/2022). Tambahan dua medali emas berhasil diraih dari nomor beregu putra (-60 kg, -73 kg, dan +73 kg) dan putri kelas -48 kg, -57 kg, dan +57 kg.

Skuad blind judo putra Indonesia menurunkan Junaedi, Shidiqrafli Ahmad dan Tony Ricardo Mantolas.

Diikuti empat negara, yakni Indonesia, Thailand, Vietnam dan Filipina, Tony Ricardo dan kawan-kawan menang mutlak saat melawan Filipina, Vietnam, dan Filipina.

Ganjalan terbesar tim putra Indonesia saat menghadapi Thailand. Junaedi harus bertanding ekstrakeras menaklukkan Kongsuk Vitoon.

Di nomor individual yang dipertandingkan pada Selasa (2/8/2022), Junaedi harus mengakui kehebatan Kongsuk Vitoon melalui Ippon. Emas diraih Vitoon, dan Junaedi harus puas di runner-up.

Dalam nomor beregu, Junaedi tampak mendominasi atas Kongsuk Vitoon. Pejudo asal Garut tersebut berusaha mengalahkan Vitoon untuk memberikan poin ke Indonesia.

Junaedi akhirnya berhasil melakukan revans atas Kongsuk Vitoon dengan skor tipis dalam waktu bertanding selama empat menit. Melawan Thailand, Indonesia menang telak 3-0.

Sebelumnya tim Indonesia mengungguli Vietnam dan menang telak 3-0 dari Filipina.

Sementara itu di pertandingan beregu putri yang diikuti dua negara, yakni Filipina dan Indonesia, dimenangkan tim Merah Putih. Menurunkan skuad Novia Larrasati, Garini Melinda Artia, Fadillah Nurul, dan Maghfira Balgis Mega, tim Indonesia menang mudah atas Filipina.

Dengan hasil ini, dipastikan Indonesia menambah dua emas dari beregu putra dan putri blind judo di hari akhir pertandingan APG XI 2022.

Tim Pelatih Blind Judo Indoensia, Imam Kuncoro mengaku bersyukur atas target yang sesuai ekspektasi. Blind Judo Indonesia melebihi target yang dibebankan yakni 7 medali emas.

“Hari ini sudah kami katakana, akan sapu bersih lagi dua emas. Alhamdulillah target itu tercapai,”tuturnya.

Kuncoro mengungkapkan, pertarungan sengit sudah diprediksi saat Junaedi bertemu lagi dengan Kongsuk Vitoon. Namun tim pelatih optimistis, Junaedi bisa menuntaskan perlawanan untuk memberikan kemenangan bagi Indonesia.

“Junaedi masuk 12 besar Asia. Jadi jangan sampai kalah dengan pejudo dari Asia Tenggara. Lawan Vitoon ini sangat sengit dan sempat bikin kami deg-degan. Junaedi menunjukkan kualitasnya di beregu dengan menang angka atas Vitoon,” pungkas Kuncoro.

Blind Judo Indonesia total mempersembahkan 9 emas, 5 perak dan 3 perunggu dari 10 nomor yang dipertandingkan.

Satu-satunya emas yang lolos dari genggaman Indonesia yakni di hari pertama saat Junaedi kalah dari Kongsuk Vitoon di kelas Men’s Individual J1 -60 kg.*

Leave a Reply

Your email address will not be published.