Skip to content

Boccia Indonesia Masih Berharap Tambahan Medali di Kelas Tim

  • by
Boccia ASEAN Paragames Atlet Boccia Indonesia Suci Kirana Dewi melempar bola saat menghadapi Atlet Boccia Thailand pada ASEAN Paragames 2022 nomor PAIRS BC 3 , di FKOR UNS Sports, Solo, Jawa Tengah, Kamis (4/8). INASPOC/Yoma Times Suryadi

SOLO: Timnas Boccia Indonesia masih berharap ada tambahan medali pada hari terakhir pertandingan ASEAN Paragames (APG) XI besok. Hari ini, Kamis (4/8/2022), atlet-atlet Boccia Indonesia masih menjalani pertandingan untuk kelas mixed pair atau berpasangan dan tim.

“Kita masih ada kans untuk menambah medali, target kita minimal perak untuk tim.  Karena tim Thailand adalah yang kemarin dapat medali emas di Paralimpiade,” jelas Pelatih Kepala Boccia Indonesia, Muhammad Bram Riyadi di Hall FKOR UNS Solo.

Meski kalah kelas tetapi pihaknya tetap memaksimalkan atlet-atlet Indonesia saat bertemu dengan Thailand besok. 

“Mental anak-anak tetap harus dibangun, karena mereka kan main di Solo,” jelasnya lagi.

Untuk hari ini, atlet Boccia Indonesia bertanding di kelas mixed pair BC3 dan BC4 serta tim BC1 yang diklasifikasi dengan BC2 permainan 3 lawan 3.

“Besok terakhir,  masih ada 3 pertandingan lagi sesi pagi,” katanya.

Berikut hasil pertandingan hari ini: 

Pasangan Rexus Ohee/Suci Kirana Dewi (Indonesia) kalah dari Akkadej Choochuenklin/Ladamanee Kla-han (Thailand) dengan skor 1-8 untuk kelas mixed pair BC3 

Pasangan Fendy Kurnia Pamungkas/Wening Prabawati (Indonesia) menang dari Ramon Reyemmanuel Apilado/Michelle Fernandez, dengan skor 6-3 di kelas mixed pair BC4 

Tim Indonesia yang terdiri dari Felix Ardi Yudha/Muhammad Bintang Satria Herlangga/Handayani menang dari Tim Laos, Touny Onemouy/Vathana Sihalat/Lee Jakai, dengan skor 16-1 di kelas mixed team BC1/BC2

Pasangan Rexus Ohee/Suci Kirana Dewi (Indonesia) kalah dari Aloysius Gan Kai Hong/Toh Sze Ning (Singapura), 2-6 di kelas mixed pair BC3. (TM-EN) ***

Leave a Reply

Your email address will not be published.