Skip to content

Cerita Cheah Liek Hou soal Kado Mi Instan Spesial untuk Leani Ratri Oktila

  • by

SOLO – ASEAN Paragames tak melulu soal persaingan meraih kemenangan dan perebutan medali. Pesta olahraga untuk atlet disabilitas ini juga jadi ajang untuk menjalin persahabatan.

Hal itulah yang ditunjukkan oleh dua atlet parabulu tangkis elite dunia dari negara yang berbeda, yakni Cheah Liek Hou (Malaysia) dan Leani Ratri Oktila (Indonesia).

Pada ASEAN Paragames 2022 kali ini, Leani Ratri Oktila memang tak ikut bertanding lantaran tengah menjalani cuti pascamelahirkan putra pertamanya pada Juli lalu.

Kondisi itu membuat keduanya tak bisa bertemu secara langsung di arena pertandingan. Meski demikian, Cheah punya cara tersendiri untuk menjaga tali persahabatan dengan Leani.

Cheah membawa oleh-oleh berupa Maggi, salah satu merek mi instan populer di Malaysia, yang kemudian dititipkan kepada adik Leani yang datang ke venue pada awal pekan ini.

Leani pun sudah menerima buah tangan dari sahabatnya itu dan memamerkannya dengan sebuah foto yang diunggah ke media sosial.

Ditemui usai upacara penyerahan medali pada Jumat (5/8/2022) petang di Edutorium UMS, Solo, Cheah pun sedikit bercerita soal oleh-oleh Maggi untuk Leani.

“Kemarin dia (Leani) kan baru saja melahirkan dan saya ingin mengucapkan selamat karena kami juga sudah berteman sangat-sangat lama,” ujar pria 34 tahun tersebut.

“Saya enggak punya apa-apa buat Leani. Mungkin orang selepas mengandung pengin makan ini, kangen makan itu jadi saya bawakan Maggi dari Malaysia. Itu yang dia minta dari saya.”

“Saya ucapkan selamat untuk Leani semoga cepat pulih dan balik ke gelanggang secepat mungkin,” pesan Cheah ditujukan kepada sahabatnya tersebut.

Cheah sendiri menutup ASEAN Paragames 2022 dengan raihan satu medali emas dari nomor tunggal putra SU5 dan satu perunggu dari ganda putra SU5 bersama Muhammad Fareez bin Anuar.

Bagi Cheah, medali emas yang didapat di Solo membuat rekor pribadinya di nomor tunggal putra makin tajam. Saat ini, ia sedang dalam tren tak terkalahkan selama lebih dari dua tahin.

“Ini jadi gelar ke-12 yang saya raih secara berturut-turut. Untuk rekor kemenangan, kalau enggak salah sudah 60 atau 61 kali beruntun khusus untuk nomor tunggal (SU5),” katanya.

“Setelah ini, ada waktu seminggu persiapan sebelum tampil di Thailand Para Badminton International 2022 (15-20 Agustus). Sehabis itu, tidak ada lagi turnamen yang saya ikuti sampai nanti Kejuaraan Dunia 2022 yang digelar di Tokyo, Jepang (1-6 November).”. (TM-DW) ***

Leave a Reply

Your email address will not be published.