Skip to content

Final Indonesia Versus Thailand, Pelatih Myanmar dan Kamboja Jagokan Tuan Rumah

  • by
Pemain Timnas Indonesia Muh Ikhsan Tabrani (tengah) terjatuh saat berebut bola dengan pemain Myanmar Za Ya Tun (kiri) saat babak penyisihan, CP Football ASEAN Paragames 2022 di Stadion UNS, Senin (1/8). INASPOC/Yoma Times Suryadi

SOLO – Timnas sepak bola cerebral palsy (CP) Indonesia dan Thailand yang bertemu pada pertarungan final di Stadion UNS Solo kampus Kentingan, Jumat (5/8) sore, dinilai sama-sama bagus oleh dua tim kontestan lain, Myanmar dan Kamboja.

Skuad Myanmar dan Kamboja tak pernah menang melawan dua finalis tersebut sepanjang lawan Indonesia dalam rentetan kompetisi di arena ASEAN Para Games (APG) 2022 itu

Meski demikian, kubu Myanmar dan Kamboja lebih menjagokan timnas Merah-Putih untuk menjadi juara pada laga puncak yang akan digelar di Stadion UNS Solo kampus Kentingan tersebut.

“Saya pegang Indonesia. Sebab secara tim, kualitas para pemain Indonesia cukup merata,” kata salah seorang pelatih timnas sepak bola CP Myanmar, Tint Zaw.

Menurut dia, saat ada seorang pemain tim tuan rumah ditarik keluar, maka pemain penggantinya juga tidak kalah bagus. Kemampuan para awak skuad Merah Putih yang dibesut pelatih Anshar Ahmad, menurut Zaw juga tidak terlalu timpang.

“Ketika seorang pemain ditarik keluar, kualitas pemain penggantinya juga bagus. Strategi permainan dan penguasaan lapangan tim Indonesia juga lebih rapi,” ujar dia.

Arsitek Timnas Kamboja, Im Sopheak Makara, senada. Pelatih ramah itu berkali-kali menyebut Indonesia akan menjadi juara di arena sepak bola CP pada APG 2022.

“Saya yakin, Indonesia akan menjadi juara. Timnya kompak dan kualitas pemainnya merata. Saya akan mendukung tim Indonesia dari tribun, saat mereka bertanding final melawan Thailand,” tandas Makara.

Kompetisi sepak bola CP pada pesta olahraga disabilitas Asia Tenggara itu hanya diikuti empat tim kontestan.

Im Sopheak Makara menyebut Indonesia sebagai tim dengan kualitas terbaik dan sangat menghormati tim lawannya pada ajang itu. Kendati demikian, dia juga tidak menyepelekan tim lain, seperti Thailand dan Kamboja yang dia nilai sama-sama punya respek tinggi.**

Leave a Reply

Your email address will not be published.