Skip to content

Kalahkan Rasa Takut, Elvin Elhudia Rebut Medali Emas

  • by
Dua Srikandi pelari Indonesia, Elvin Elhudia Sesa (kiri) bersama Tiwa merayakan kemenangan dalam pertandingan nomor lari 400m putri T20 11th ASEAN Para Games 2022 di stadion Manahan Solo, Rabu 3 Agustus 2022. Inaspoc/agung Wahyudi

Solo – Perasaan takut menyelimuti Elvin Elhudia saat akan berlomba di nomor 400 meter putri T20 (kelemahan intelektual) ASEAN Paragames 2022, Rabu (3/8/2022). Bahkan dia sempat menangis sebelum bertanding.

Namun teriakan dukungan dari pelatih, sahabat, dan keluarga yang hadir di Stadion Manahan memberinya semangat hingga akhirnya bisa finis terdepan dan merebut medali emas.

Elvin finis tercepat dengan catatan waktu 1 menit 0,530 detik, lebih cepat 02,690 detik dari rekan senegaranya Tiwa yang finis di posisi kedua. Tiwa menghasilkan waktu 1 menit 3,220 detik. Sementara, pelari Thailand MS Orawan menjadi tercepat ketiga setelah membukukan waktu 1 menit 04,680 detik.

Elvin terkejut dengan hasil yang dicapainya tersebut. Pasalnya dirinya mengaku tidak mentargetkan medali emas di nomor ini. Karena melihat daftar nama lawan-lawan yang akan dihadapi sehari sebelumnya, dia justru mengira paling hanya mendapatkan perunggu.

“Jadi semalam saya pikirannya paling hanya dapat perunggu, ya yang penting maksimal aja. Itu jadi kepikiran buat takut. Makanya tadi sempat nangis di tenda sebelum tanding. Terus pelatih ngomong enggak usah nangis, yang penting berusaha maksimal pasti bisa. Karena itu udah masuk ke lintasan aku teriak-teriak terus,” ungkapnya.

Dia mendapatkan keyakinan bisa mendapatkan emas ketika 200 meter terakhir. Teriakan dukungan dari pelatih, sahabat, keluarga, hingga pengurus NPC dari Ambon yang hadir langsung yang menurutnya menjadi pemacu semangatnya.

Kakinya sedikit cedera karena radang tulang pada punggung kaki kirinya, dan Elvin merasa sudah tidak kuat untuk lari, tapi dia mengaku langsung semangat lagi, usaha lagi setelah mendengar teriakan dukungan tersebut.

“Rasanya sangat lelah, belum lagi cuacanya panas, hingga tenaga rasanya sudah terkuras pas lari. Rasanya itu sudah enggak bisa melangkah lagi, tapi saat 200 meter terakhir, ketika saya dengan teriakan dari pelatih, teman, hingga pengurus yang datang dari Ambon, semangat itu kembali. Rasanya ingin membanggakan semua orang yang sudah mensuport saya. Jadi saya putuskan harus semangat lagi, karena ingin mengibarkan bendera Merah Putih,” tambah atlet kelahiran 6 September 1996 tersebut.

Meski mendapatkan emas, secara hasil Elvin mengaku tidak terlalu puas. Mengingat masih jauh dari target waktu yang diinginkannya yakni 59 detik.

“Ya secara waktu masih belum puas. Karena tadi saat lari terus finis lihat kenapa enggak naik-naik waktunya. Tapi apapun itu saya tetap bersyukur, karena biasanya di latihan waktunya 60 detik sampai 62 detik biasanya,” imbuhnya.

Emas ini pun dipersembahkannya untuk keluarga, sahabat, pelatih, dan terutama bangsa Indonesia yang telah mendukungnya. Elvin masih akan turun di satu nomor lagi, yakni 800 meter. Ini merupakan nomor spesialisnya, hingga dia mengaku sangat yakin bisa mendapatkan emas lagi di nomor ini.**

Leave a Reply

Your email address will not be published.