Skip to content

Kenalkan Rian-Sella, Dua Sejoli Pendulang Emas Paratenis Meja Indonesia

  • by
Mohamad Rian Prahasta dan Sella Dwi Radayana. (Foto: Cahyadi Kurniawan)

SOLO – Ada Rian Prahasta pasti ada Sella Dwi Radayana. Betapa romantisnya kedua atlet paratenis meja Indonesia ini. Saat Rian bertanding, Sella selalu di bangku penonton memberi semangat. Begitu pula sebaliknya.

Olahraga paratenis meja menyatukan keduanya. Sella, 26 tahun, lebih dulu menyukai tenis meja. Berawal keisengannya mengikuti ekstra kurikuler di sekolah. Seorang teman mengajaknya ikut berlatih.

Pada 2006, Sella menjadi salah satu atlet tenis meja pada kompetisi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di Kalimantan Timur. Sella keluar sebagai juara. Dia lalu dikirim ke Jakarta untuk mengasah kemampuannya.

“Waktu itu masih yang normal. Di Jakarta saya masuk klub. Di sana kenal NPC [National Paralympic Comittee]. Pada 2008 ikut Peparnas dan juara,” kenang Sella.
Dia ditemui wartawan seusai Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) cabang olahraga paratenis meja ASEAN Paragames 2022 di Solo Techno Park, Rabu (3/8/2022).

Debut di ASEAN Paragames dimulai pada 2011 Solo. Sella menyumbangkan 3 emas, 2 perak, dan 1 perunggu untuk Indonesia.

Berikutnya, Sella bertanding pada ASEAN Paragames 2014 di Myanmar meraih 2 emas. Lalu, pada ASEAN Paragames 2015 di Singapura dan di Malaysia pada 2017 masing-masing membawa pulang 2 emas.

“Sekarang Alhamdulillah dapat tiga emas. Semoga bertambah,” ujar atlet paratenis meja untuk kelas TT 10 ini.

Pada kesempatan yang sama, suaminya, Mohamad Rian Prahasta, 38 tahun menceritakan awalnya dia adalah atlet sepak bola. Dia masuk ke NPC bermain paratenis meja untuk kelas TT 10. Kelas ini dilakoninya pada debut ASEAN Paragames 2015 di Singapura. Rian meraup tiga emas pada ajang itu.

Kemudian pada Asian Paragames 2018 di Jakarta, Rian menyumbangkan 1 emas dan 1 perak untuk Indonesia. Kali ini, pada Asean Paragames 2022, Rian sudah mengantongi sedikitnya tiga emas untuk tanah air.

“Alhamdulillah saya bersyukur kepada Allah SWT. Kami tiap waktu telpon orang tua, mau latihan, mau ngapain karena doa mereka mungkin yang paling dekat sama Allah,”ujar dia.

Intensitas bertemu di ajang paratenis meja menumbuhkan benih-benih asmara keduanya. Rian dan Sella lalu menikah pada 2018. Mereka kini dikaruniai seorang anak berusia 2 tahun.

Rian dan Sella sama-sama menjadi pendulang emas bagi kontingen Merah-Putih pada Asean Paragames 2022 kali ini. Keduanya berhasil menyumbangkan 6 emas dari 17 emas pada klasemen sementara jumlah medali cabang olahraga paratenis meja hingga Kamis (4/8/2022) pukul 15.00 WIB.

Pada klasemen itu, Indonesia menduduki peringkat kedua. Pada urutan pertama ada Thailand dengan jumlah emas 18 buah.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.