Skip to content

Leani Ratri Oktila Melengkapi Kehidupannya

  • by
Atlet para-badminton Indonesia Leani Ratri Oktila menjadi seorang ibu/Inaspoc/Wina Setyawatie

SOLO – Anak merupakan anugerah yang terbesar yang dimiliki orang tua. Hal tersebut juga yang dirasakan oleh atlet para-badminton Indonesia Leani Ratri Oktila.

Dirinya tidak bisa ambil bagian di ASEAN Paragames 2022, karena tengah menjalani masa pemulihan paska melahirkan. Ratri melahirkan seorang putra pada 22 Juli 2022, dengan berat 3,8 kg dan panjang 51cm, yang diberi nama Mujirans Alvano Abdu.

Baginya, ini lebih dari medali yang pernah dirinya cita-citakan, yakni emas Paralimpik. Sebagai perempuan, sebagai istri, dan Ibu menurutnya hadiah ini telah melengkapi kehidupannya.

“Sesuai namanya, Mujirans diambil dari nama papa saya, akungnya. Lalu Abdu dari nama suami, dan Elvano artinya hadiah dari Tuhan. Dari semua prestasi yang saya cita-citakan, termasuk cita-cita meraih medali emas Paralimpik, ini (anak -Red.) juga sebagai anugerah terindah dari Tuhan buat saya,” ungkapnya.

Meski ini sudah melengkapi hidupnya, impiannya untuk tetap menjadi atlet tidak pudar. Kedepannya dirinya berharap bisa kembali membela Merah Putih di para-badminton pada kancah internasional. Terdekat Kejuaraan Dunia Para-badminton 2022 yang rencananya digelar di Jepang, 1-6 November mendayang.

Dirinya memiliki waktu empat bulan untuk meningkatkan performanya bila ingin bermain pada kejuaraan dunia. Ratri berusaha meyakini bahwa dalam medio tersebut dirinya bisa mengembalikan kondisinya, tapi bila tidak setidaknya, menurutnya, dia bisa hadir dan melihat lebih dahulu peta persaingan saat ini.

“Event pertama yang saya ingin ambil bagian adalah Kejuaraan Dunia pada November mendatang. Walaupun nanti belum bisa mentargetkan apapun seperti kejuaraan-kejuaraan sebelumnya, dan terlebih daya masih masa pemulihan paska melahirkan, paling tidak ini bisa jadi modal awal saya untuk dapat bermain lagi di Paralimpik Paris 2024 tahun depan,” imbuhnya.

Ratri sendiri merupakan peraih dua emas Paralimpik Tokyo 2020 lalu. Dia menghasilkan emas di nomor ganda campuran bersama Hary Susanto dan di sektor ganda putri berpasangan dengan Khalimatus Sadiyah. Dia juga dua tahun berturut-turut terpilih sebagai atlet para-badminton putri terbaik 2019 dan 2021 oleh Federasi Bulutangkis Dunia (BWF).**

Leave a Reply

Your email address will not be published.