Skip to content

Meraih Prestasi Lewat Perjuangan Keras, Bayu Pangestu Aji Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia

  • by
Atelt blind judo Indonesia, Bayu Pangestu Aji (putih) melawan atlet Viernam, Viet Tu Nguyen dalam kelas J2 60 kg dalam laga ASEAN Para Games 2022 di Tirtonadi Convention Hall, Selasa (2/8/2022). Inaspoc/Andry Prasetyo

SOLO – Meraih prestasi lewat perjuangan sangat keras, pejudo Indonesia Bayu Pangestu Aji sebut medali emas dipersembahkan untuk Indonesia.


Bayu Pangestu Aji tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya saat meraih medali emas di nomor J2 -60 kg ASEAN Paragames 2022 di Tirtonadi Convention Hall Solo, Selasa (2/8/2022).


Pejudo yang akrab disapa Bayu ini mengatakan medali emas yang didapat dikhususkan untuk Indonesia.
Meraih medali emas di ajang internasional dilalui pemuda kelahiran Bandung 20 tahun silam itu dengan penuh perjuangan. Dia tanpa mengenal sakit dan Lelah terus berlatih untuk mewujudkan medali emas di APG XI 2022.
Menurutnya, selama latihan perjuangan melawan rasa malas adalah hal yang paling berat. Selain rasa malas, sakit dia rasakan juga menjadi perjuangan tersendiri.


“Perasaan saya senang dan bangga tentunya. Saya abaikan rasa sakit saat latihan, rasa malas, demi sebuah prestasi, yakni medali emas,” tuturnya dengan senyum.


Usai mempersembahkan emas bagi Indonesia, dia memiliki target untuk berprestasi di ajang paralimpic. Meski mendapatkan emas, ada hal-hal yang menurutnya masih harus dievaluasi untuk diperbaiki.
“Masih banyak yang harus saya perbaiki, terutama dari sisi mental dan Teknik. Tadi Ketika bertanding masih ada rasa grogi, tapi alhamdulillah bisa teratasi,” terangnya.


Dia menceritakan, untuk persiapan blind judo khususnya untuk tim nasional sudah sejak Oktober 2021.

Sementara, sejak 2015 lalu dia sudah mulai benar-benar terjun dan menekuni blind judo. “Selama persiapan, tidak ada kendala,” tegasnya.


Dia juga mengucapkan terima kasih kepada penonton yang mendukung secara langsung di venue pertandingan dengan nyanyian sepanjang tim Blind Judo Indonesia bertanding.


Sementara itu, Pelatih Blind Judo, Imam Kuncoro mengungkapkan sebenarnya Bayu tidak masuk yang ditarget untuk mendapatkan medali. “Malah Bayu ini membuat kejutan, dia melebihi target,” terang Kuncoro.


Kuncoro menyampaikan, Bayu ini merupakan blind total namun dinaikkan di kelas low vision. Namun malah memberikan kejutan dengan meraih juara.
“Alhamdulillah Bayu ini luar biasa. Di kelas J2 malah dia juara,” tutur Kuncoro. (TM-LB) ***

Leave a Reply

Your email address will not be published.