Skip to content

Paratenis Meja Asean Paragames 2022 Rampung, Pelatih Asing: Terima Kasih Indonesia

  • by
Keriuhan suporter Indonesia dalam mendukung tim Para Tenismeja Indonesia menambah gairah pertandingan di Solo Techno Park, 11th ASEAN Para Games 2022. INASPOC/Sofyan Adi.

SOLO – Kompetisi cabang olahraga paratenis meja Asean Paragames 2022 rampung dengan Indonesia pada puncak klasemen meraih 27 emas. Di tempat kedua, ada Thailand dengan 21 emas lalu Timor Leste meraup 2 emas.

Pelatih Timnas Paratenis Meja Thailand, Nonsagate Parinya, mengaku sangat senang selama berkompetisi di Asean Paragames di Solo. Indonesia menggelar kompetisi dengan fair. Para pemain Indonesia pun sangat ramah.

“Solo Kota yang sangat Indah dan mereka menggelar [kompetisi] dengan sangat baik. Terima kasih Indonesia atas dukungannya,” ujar dia, di sela Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) di Solo Techno Park, Jumat (5/8/2022).

Dia menyatakan Thailand akan berlatih lebih keras lagi untuk menggenjot performa atlet dalam menyambut Asean Paragames berikutnya di Kamboja.

Pelatih Timnas Paratenis Meja Filipina, Louise Mark Eballa, mengatakan kali ini mereka berhasil membawa pulang 1 perak dan 11 perunggu. Capaian tidak melampaui hasil yang mereka buat pada Asean Paragames 2017 yang sukses memboyong 1 emas.

“Tapi secara umum, para atlet melakukan yang terbaik pada kompetisi ini. Saya berharap pada Asean Paragames berikutnya kami tampil lebih baik lagi,” ujar dia.

Dia menceritakan kendala bagi para atlet dan pemerintah mempersiapkan diri salah satunya akibat pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir. Ke depan, seiring dengan meredanya pandemi Covid-19, Filipina bisa tampil lebih baik lagi pada kompetisi berikutnya.

“Ke depan pandemi mulai menurun dan tempat berlatih kembali dibuka. Dibanding dua tahun lalu, Asean Paragames berikutnya kami akan bersiap lebih baik,” sambung Louise.

Dia menyampaikan terima kasih kepada Indonesia yang telah mempersiapkan kompetisi dan memberikan pelayanan yang sangat baik bagi Filipina. Kontingen Filipina merasakan seolah berada di rumah sendiri bukan sedang di negara yang jauh.

“Indonesia mirip dengan Filipina di beberapa hal seperti sesama saudara muslim. Kami merasa seperti di rumah sendiri, bukan jauh dari Filipina,” terang dia. (TM-CY) ***

Leave a Reply

Your email address will not be published.