Skip to content

Pencapaian ASEAN Paragames 2022 Bekal Menuju Paralimpik 2024

  • by
Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Chandra Bhakti.

SOLO – Hasil ASEAN Para Games 2022 akan dievaluasi. Hasilnya capaian prestasi akan disesuaikan dengan kebijakan pemerintah UU No.11 Tahun 2022 dan Perpres No.86 Tahun 2021.

Hal itu ditegaskan Pemerintah lewat Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Chandra Bhakti.

“Sesuai dengan dua kebijakan pemerintah tersebut bahwa sasaran utama olahraga disabilitas adalah di Paralimpik. ASEAN Para Games dan Asian Para Games hanyalah sasaran antara. Karena itu semua harus inline,” katanya dalam jumpa pers di Media Center APG 2022 di Swissbellin Hotel, Solo, Jumat (5/8/2022) malam.

Evaluasi, menurutnya akan difokuskan khususnya untuk cabang-cabang paralimpik yang dipertandingan di ASEAN Paragames ini. Ada lima cabornya, yakni renang, para-atletik, para-badminton, para-tenis meja, dan angkat berat.

“Kalau dari hasil evaluasi ini mereka tidak memenuhi ekspektasi atau prestasinya menurun, maka tetap akan diberlakukan degradasi dan cabor lain yang dinilai berprestasi akan dipromosikan untuk diproyeksikan ke Paralimpik Paris 2024 nanti. Evaluasi ini penting karena merupakan siklus untuk melakukan umpan balik pembinaan,” tegasnya.

Bonus sama
Sementara itu terkait dengan bonus, pemerintah memastikan menganut kesetaraan. Hingga untuk bonus nilainya akan disamakan dengan atlet non difabel pada SEA Games 2022 Vietnam lalu.

Menurut Chandra, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali sendiri juga telah mengatakan langsung di venue pertandingan, dan bonus akan diberikan langsung oleh Presiden secepatnya.

“Sudah disiapkan yang juga setara dan sama dengan yang diberikan kepada atlet SEA Games. Baik medali emas, perak, maupun perunggu sama nilainya,” ujarnya.

Bila mengacu pada SEA Games Vietnam lalu, peraih medali emas akan dikucuri bonus senilai Rp 500 juta, perak Rp 300 juta dan perunggu Rp 150 juta untuk perorangan. Untuk nomor ganda, emas akan diganjar Rp 400 juta, perak Rp 240 juta, dan perunggu Rp 120 juta. Sementara untuk nomor beregu, emas diganjar Rp 350 juta, perak Rp 210 juta, perungu Rp 150 juta.

ASEAN Para Games 2022 akan ditutup pada Sabtu (6/8/2022) malam. Upacara penutupan akan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, dan dipastikan akan dihadiri oleh Presiden RI, Joko Widodo.**

Leave a Reply

Your email address will not be published.