Skip to content

Pertama Ikut Event Internasional, Rexus Ohee, Atlet Boccia Asal Papua Sumbang Medali Perunggu

  • by

SOLO: Atlet-atlet boccia Indonesia sejauh ini sudah menampilkan kemampuan terbaiknya di ajang ASEAN Paragames (APG) XI Solo. Salah satu atlet yang menyumbangkan medali perunggu bagi Indonesia adalah Rexus Ohee.

Atlet asal Jayapura, Papua itu sebelumnya tidak diunggulkan mendapat medali. Tetapi dengan semangat dan doa dari keluarganya di Papua, akhirnya bisa meraih medali perunggu di kelas male individual BC3.

“Senang dapat medali perunggu, awalnya tidak menyangka. Kemarin lawan terberat dari Singapura, saya terkendala saat melawan dia. Kalau dari Thailand tidak terlalu berat,” ujar pria berusia 32 tahun itu.

Capaian medali perunggu itu, menurut Rexus adalah kebanggan baginya. Karena APG XI adalah ajang multievent pertama yang diikutinya. Selama 7 bulan, dia bersama atlet tim nasional lainnya mengikuti Pelatnas di Solo.

“Persiapan 7 bulan, tadinya gak target dapat medali tapi akhirnya dapat medali. Bangga, tapi saya cuma bisa mempersembahkan perunggu,” katanya.

Selama bergabung dengan timnas di Solo, dia juga harus berjauhan dengan keluarganya di Papua. Meski berjauhan tapi dukungan dan doa dari keluarga selalu diberikan.

“Mereka selalu menonton siaran langsung. Keluarga juga selalu kirim doa,” katanya lagi.

Rexus Ohee mengaku baru kenal olahraga boccia tahun 2021 lalu. Di tahun yang sama, dirinya juga bergabung dengan atlet boccia Provinsi Papua di ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI Papua lalu.

“Kemarin di Peparnas dapat perunggu. Gabung di Pelatnas ya setelah dari Peparnas kemarin,” jelasnya.

Selama mengikuti Pelatnas di Solo, Rexus mengaku tidak ada kendala yang berarti. Terkait  boccia, Rexus menilai olahraga ini untuk melatih mental dan pola pikir.

“Karena kita main tidak hanya asal main. Kita berfikir soal strategi. Misal kalau lawan nutup, bagaimana kita membuka disana. Berat juga butuh strategi,” jelasnya lagi.

Penampilan Rexus dan ajang APG XI Solo ini juga mendapat perhatian dari pengurus National Paralimpic Committee (NPC) Papua.

“Senang dan bangga sekali dapat perunggu kan ini baru pertama dia gabung di Timnas, Puji Tuhan dalam perunggu,” pungkasnya. (TM-EN) ***

Leave a Reply

Your email address will not be published.