Skip to content

Raih Tiga Medali, Mahda Aulia Merasa Puas

  • by
Mahda Aulia atlet Para Archery dari Indonesia beraksi dalam 11th ASEAN Para Games 2022. INASPOC/Sportsmoment/Erly Bahtiar

Solo – Mahda Aulia jadi buah bibir. Dia sukses menyumbangkan tiga medali buat Indonesia. Pemanah yang terjun di nomor recurve itu membuktikan kualitasnya.

Di kelas ganda putri, dia yang berpasangan dengan dengan Wahyu Retno Wulandari sukses meraih menyumbangkanb emas, setelah memberi kemenangan untuk Indonesia. Pasangan ini menundukkan wakil Thailand Phattharaphon Pattawaeo/Tpat Chatyotsakorn dengan skor akhir 6-0 (34-32, 32-26, 27-19)

Sayangnya mimpi besarnya untuk meraih tiga emas dalam kejuaraan ini gagal tercapai. Hal ini karena dua final lainnya berakhir dengan kekalahan. Mahda harus legawa jadi runner-up dan meraih medali perak.

Itu diraihnya di kelas individu putri, setelah kalah di partai final dari Phattharaphon Pattawaeo asal Thailand 2-6 (23-19, 20-26, 14-24, 22-27).

Di final ganda campuran juga dia yang berpasangan dengan Kholidin belum bisa memberi kejutan. Pasangan ini kalah 3-5 (31-31, 38-32, 31-34, 32-36) dari wakil Thailand Hanreuchai Netairi dan Phattharaphon Pattawaeo.

Mahda mengakui tetap bersyukur atas semua pencapaian pribadinya, dan tentu saja dengan tim Indonesia di kejuaraan ini.

“Tetap perlu disyukuri, sudah rezekinya. Terimakasih juga buat support semua pihak, dari teman, pelatih, dan tentunya masyarakat yang mendukung perjuangan kami di kejuaraan ini,”ucapnya.

APG 2022 ini ternyata jadi ajang internasional perdana buat Mahda. Hal ini lantaran dia baru menggeluti dunia panahan sejak 2019 lalu, setelah bapak angkatnya mulai menempa dirinya. Kejuaraan yang sempat dijalankan adalah Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) di Papua. Dia sukses meraih tiga emas di kejuaraan ini.

“Saya baru 17 tahun dan masuk pelatnas juga baru ini. Ini debut internasional saya. Tentu senang bisa dapat medali. Senior disini baik-baik banget. Dan lawan terberat selama lomba tentu ada pada diri saya sendiri, tapi tentu Thailand juga berat untuk dikalahkan,”tuturnya.

Setelah APG 2022, Indonesia akan terjun di ajang APG 2023 Kamboja, lalu Asian Para Games 2023 di Tiongkok, dan Paralimpiade 2024 di Paris. Mahda belum bisa bicara banyak soal target kedepannya seperti apa. “Saja jalani saja, seperti apa kedepannya,” tuturnya.*

Leave a Reply

Your email address will not be published.