Skip to content

Target Emas Terpenuhi dan Juara Umum, Tim Para Swimming Indonesia Tersenyum

  • by
Tim Para Swimming Indonesia juara umum di ASEAN Paragames 2022. Foto INASPOC/ati Prihatnomo

SEMARANG – Tim Para Swimming Indonesia berhasil meraih target 27 medali emas di ASEAN Paragames 2022. Bahkan, hingga akhir mencapai 29 medali emas.

Sementara pada partai terakhir yang digelar di kolam renang Jatidiri, Semarang, Jumat 5 Agustus 2022, tim Para Swimming Indonesia menambah 8 medali emas.

Delapan medali emas disumbangkan oleh Aris Wibawa di nomor Men 50 LC meter Breaststroke SB 7 dengan catatan waktu tercepat 42,56. Marinus Melianus Yowei di Men’s 50 M Breaststroke SB13 dengan catatan waktu 35,500.

Tara Athaya Yasykur di nomor Women’s 50 M Freestyle S12 dengan catatan waktu 31,190. Zaki Zulkarnain di nomor Men’s 50 M Freestyle S8 dengan catatan waktu 28,290. Rino Saputra di nomor Men’s 50 M Freestyle S9 dengan catatan waktu 29,350.

Serta Maulana Rifky Yavianda yang menyumbang emas di dua nomor Men 50 LC Meter Breaststroke SB12 dengan catatan waktu tercepat 31,99, serta di nomor Men’s 50 M Freestyle S12 dengan catatan terbaik 24,830.

Satu medali emas lagi disumbangkan di nomor Mixed 4×100 M Freestyle Relay S14, M Tauhidi Fatahillah, Fathur Rizky Moreno, Syuci Indriani, Meliana Ratih Pratama dengan catatan waktu 04:16,450

Hasil tersebut membuat Indonesia kembali mimimpin klasemen medali Para Swimming sekaligus menasbihkan diri menjadi juara dengan catatan 29 medali emas, 31 medali perak, 27 medali perunggu dengan total 87 medali.

Sementara di peringkat kedua dihuni Vietnam dengan perolehan medali 27 medali emas, 20 medali perak, 12 medali perunggu dengan total 59 medali.

Sedangkan di peringkat ketiga ditempati Thailand dengan perolehan 23 medali emas, 29 medali perak, 24 medali perunggu dengan total 76 medali.

Pelatih tim Para Swimming Indonesia, Dimin bersyukur target 27 emas yang dicanangkan bisa tercapai.

“Tentu saja sangat melegakan, karena memang target harus dicapai, Alhamdulillah kita jadi juara umum di renang, memang ada nomor yang tidak diprediksi tapi justru menyumbang emas, kita syukuri,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Dimin juga mengapresiasi kerja keras anak asuhnya. Meski beberapa atlit menjalani pelatnas singkat, namun mampu menyumbang medali emas.

“Saya juga apresiasi kerja keras para atlit, perkembangan anak-anak bagus, kemarin ada yang pelatnas tiga bulan tapi mampu sumbang emas di laga terakhir estafet,” kata Dimin.

Di sisi lain, pelatih asal Purwokerto itu juga terus memompa semangat anak asuhnya agar bisa tampil prima dan meraih target yang ditentukan tim pelatih. Seperti diketahui, gelaran ASEAN Paragames 2022 ini sempat tertunda dua tahun akibat pandemi Covid 19.

“Sebagai pelatih saya juga harus menjaga semangat mereka, saya bilang ke anak-anak, ya kamu disini itu mewakil negara, jadilah juara, jadilah pahlawan olahraga, yang nanti bisa angkat derajat kamu, daerah dan keluargamu, jadi keinginan berprestasi harus tinggi,” jelasnya.*

Leave a Reply

Your email address will not be published.