Skip to content

Tim Basket Kursi Roda 5×5 Putra Indonesia Kawinkan Medali Perunggu

  • by
Pemain Bola Basket Kursi Roda putra Indonesia, Kasep Ayatulloh (tengah) menggiring bola dalam cabang Wheelcair Basketball 5 X 5 11th ASEAN Para Games 2022 di GOR Sritex Arena Solo (2/8/2022). Tim Indonesia berhasil mengalahkan Kamboja dengan skor 63 – 42 (INASPOC / Husni Yamin).

Solo – Tim basket kursi roda 5×5 putra Indonesia merebut medali perunggu di ASEAN Paragames 2022. Pada laga perebutan tempat ketiga ini, pasukan Fajar Brillianto menang 61-33 atas Kamboja di GOR Sritex Arena, Kamis (4/8/2022).

Tampil di depan ribuan pendukung tuan rumah, Indonesia tampil penuh percaya diri. Sejak kuarter pertama, I Komang Suparta dan kawan-kawan berhasil unggul cepat 13-4.

Unggul jauh tak membuat permainan Indonesia mengendur. Mereka justru semakin rajin memasukkan bola ke dalam keranjang. Hingga kuarter pertama usai, Indonesia unggul 21-4.

Di kuarter kedua, perolehan poin Indonesia semakin sulit terkejar. Meskipun pelatih Fajar melakukan rotasi pemain, namun Kasep Ayatullah dan kawan-kawan tetap tampil agresif.

Indonesia pun unggul 31-11 di kuarter kedua. Di kuarter ketiga, Kamboja mampu memberikan perlawanan yang sengit dengan mencoba memperkecil ketertinggalan 20 angka. Namun, Indonesia tidak tinggal diam.

Indonesia pun terus menambah perbendaharaan poin dan menjaga keunggulan di kuarter ketiga dengan skor 47-21. Di kuarter keempat, suasana di GOR Sritex Arena semakin meriah. Para penonton yang hadir pun terus meneriakkan “Indonesia, Indonesia, Indonesia!

Berkat dukungan besar itu para pemain semakin bersemangat untuk menampilkan penampilan terbaiknya. Hasilnya, Indonesia menang dengan skor 61-33.

Ini merupakan pencapaian yang luar biasa untuk Indonesia. Pasalnya, ASEAN Paragames 2022 ini adalah debut bagi I Komang Suparta dan kawan-kawan tampil di level internasional.

Tim basket kursi roda putra Indonesia berhasil menuliskan tinta emas dalam buku sejarah ASEAN Paragames 2022. Karena di debutnya ini mereka mampu mengawinkan medali perunggu 3×3 dan 5×5 putra.

“Tentu ini sebuah kebanggaan buat saya dan teman-teman karena ini merupakan debut di ASEAN Paragames 2022 dan Alhamdulillah kami bisa mengawinkan medali perunggu 3×3 dan 5×5 sangat luar biasa,” kata Fajar, pasca pertandingan.

Fajar berharap ke depannya para pemain bisa menambah jam terbang dengan mengikuti turnamen internasional. Selain itu, dia juga ingin menambah pemain.

“Kita sangat membutuhkan jam terbang (bertanding) kita akan menambah pemain lagi ke depannya,” imbuh Fajar.*

Leave a Reply

Your email address will not be published.